Origami modern

 

Origami tradisional selalu diselimuti kerahasiaan, dengan instruksi diberikan secara lisan dan diturunkan dari generasi ke generasi. Para ahli origami modern menganggap model mereka sebagai desain yang pantas dikenali, dimaksudkan untuk dilihat dan dihargai.

Uchiyama Koko, salah satu ahli origami modern awal melangkah lebih jauh untuk mematenkan model-modelnya. Banyak ahli origami modern percaya bahwa urutan lipat harus dipandang sebagai kekayaan intelektual. Origami modern sangat menghargai kreativitas para desainer dan sangat menghargai folder-folder tersebut. Salah satu aspek terpenting dari origami modern adalah bahwa model dapat dengan mudah direproduksi. Diagram dari urutan lipat sesuai dengan model itu sendiri dan memiliki urutan lengkap dalam urutan yang tepat sangat penting untuk folder yang perlu membuat kembali model seperti yang seharusnya. Diagram apa yang ada dalam origami tradisional tidak selalu menunjukkan urutan lengkap.

Origami modern lebih suka menggunakan origami lembar tunggal. Hanya menggunakan kertas Origami, tanpa lem, dan tanpa gunting. Menggunakan lebih dari satu lembar kertas hanya dapat diterima jika semua lembar kertas memiliki ukuran yang sama dan tidak ada lem yang digunakan dalam proses tersebut.

Pada 50-an dan 60-an kelompok terdiri dari pencipta dan folder didirikan dan kelompok origami internasional untuk mempromosikan popularitas origami. Kelompok ini kemudian membentuk organisasi lokal maupun nasional dan juga menerbitkan model-model desainer Amerika, Jepang dan Eropa.
Origami artistik

Bagi ahli matematika dan ahli origami modern, origami adalah teka-teki. Mereka melihat kotak, segitiga, dan persegi panjang yang dapat mereka manipulasi secara geometris. Mereka melihat persaingan siapa yang dapat mengembangkan desain yang paling rumit. Di sisi lain, para pencetus artistik lebih mementingkan ekspresi dan kreativitas sosok tersebut. Mereka hanya peduli dengan keindahan model dan tidak ingin karya mereka dilakukan berulang-ulang oleh orang lain. Perhatian ahli artistik adalah mengeluarkan ekspresi dari kertas. Makalah itu sendiri sangat penting untuk pekerjaan mereka. Mereka menggunakan metode seperti melipat basah, memotong tepi atau membuat kertas sendiri. Berbeda dengan ahli matematika atau bahkan ahli origami modern, mereka tidak peduli dengan urutan atau kemampuan untuk mereproduksi model apa pun. Mereka merasa itu adalah desain dan ekspresi mereka dan itu dimaksudkan untuk dilihat dan dihargai bukan diproduksi secara massal. Juga karena setiap folder memiliki sentuhan dan teknik yang sedikit berbeda, sebuah karya origami artistik akan hampir mustahil untuk digandakan.

Banyak model Origami di era Edo dimungkinkan hanya karena penggunaan Washi. Washi adalah kertas Jepang yang sangat kuat, yang tidak seperti kertas barat tidak mudah robek ketika dilipat. Tanpa kertas Washi folder tidak akan dapat melakukan model seperti The Catfish atau Water Lily. Selain kreativitas dan ekspresi, ketulusan folder itu merupakan faktor penting ketika datang ke origami seremonial.